Kunker DPD RI Diwarnai Kedatangan Para Pembesar Kerajaan dari Berbagai Penjuru Negeri

Lampung Barat — Antusias dan Hanggum yang luar biasa nampak terlihat dan ditunjukan oleh seluruh Masyarakat Adat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung, mulai dari kedatangan sampai dengan berbagai rangkian acara pada Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) dan Rombongan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Bumi Sekala Bekhak Kabupaten Lampung Barat.

Kedatangan Ketua DPD RI YM Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Rombongan MAKN Minggu (05/09/2021) diawali dengan Ziarah ke Makam Raja-Raja Sekala Bekhak Kepaksian Pernong “Tambak Bata” yang tepat berada di komplek Gedung Dalom Kepaksian Pernong. Rombongan para tamu istimewa kerajaan tesebut, langsung disambut penuh kekerabatan oleh Paduka YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong beserta Peniakan Ratu dan Para Bangsawan Gedung Dalom termasuk Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin beserta Pun Ratu Gurti Komarawati.

Dalam penyambutan nampak terlihat Assisten II dan Assisten III Setdakab Lampung Barat yang juga ikut serta menyambut kedatangan rombongan Ketua DPD RI dari pengurus MAKN yang dikomandoi langsung oleh Sekeretaris Jendral (Sekjen) YM Dra. Hj. RA Yani WSS Koeswodijojo beserta rombongan diantaranya, Addituang Sidenreng Ke XXV PYM DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM dan Permaisuri, Putri Raja Kupang NTT YM. Dona Nisnoni, Bangsawan Kerajaan Kabaena YM. Dr Yurisman Star dan Arung Malolo Addatuang Sidenreng Ke XXV, YM.Andi Maisara.

Kedatangan para pembesar kerajaan dari berbagai penjuru negeri yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) merupakan kebanggaan tersendiri bagi Masyarakat Adat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung, ungkapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya dikatakan, PYM. Addatuang Sidenreng Ke XXV, DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM di Istana Gedung Dalom Kepaksian Pernong. Senin (06/09/2021).

“Terimakasih dan Penghargaan setinggi-tingginya yang telah menerima kami secara penuh dengan adat, mudah-mudahan silahturahmi ini dapat terus berjalan,” ucapnya.

Silaturahmi dan Angkon Muakhi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung, bukan semata-mata mengangkat persaudaraan dan pemberian Adok (Gelar Kebangsawanan), akan tetapi untuk mencegah budaya asing yang akan mengganti budaya nusantara, demikian dikatakan Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin.

“Dengan semangat Seangkonan Muakhi ini bisa membawa perubahan yang akan dilakukan generasi muda, guna menjaga keberlangsungan adat istiadat secara terus menerus melekat pada kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Masih kata Wabup, “Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak terdiri dari Empat Kepaksian yang masing-masing dipimpin seorang Sultan, masing-masing paksi itu adalah Paksi Buay Pernong, Paksi Buay Belunguh, Paksi Buay Bejalan Diway, dan Paksi Buay Nyerupa,” ungkapnya.

Pada rangkaian acara Silaturahmi Angkon Muakhi Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung YM SPDB Drs.H. Pangeran Edward Syah Pernong SH.MH Sultan Sekala Bekhak Yang Dipertuan Ke-23, masih di Gedung Dalom Kepaksian Pernong melaksanakan prosesi adat yaitu Penattahan Adok Angkon Muakhi kepada YM Dra. Hj. RA Yani WSS Koeswodidjojo yang juga selaku Sekretaris Jendral (Sekjen) Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) sebagai bagian dari Kerabat Gedung Dalom Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung, dengan Gelar (Adok) MINAK AYU ANGKONAN DALOM, dan sekaligus penyerahan Lencana Kerajaan dan Piagam Adat oleh YM. SPDB Drs. H. Pangeran Edward Syah Pernong SH.MH. Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23.

Dalam kesempatan itu Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) YM Hj. RA. Yani WSS Kuswodidjoyo juga mengucapkan, terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi salah satu keluarga di dalam Kerajaan Adat Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung.

“Ini adalah amanah yang harus saya jaga sebaik-baiknya karena saya yakin di dalam amanah ini akan saya pertanggung jawabkan mewujudkan kerajaan Nusantara menjadi sejahtera,” ungkap YM Hj RA Yani.

Penyerahan Plakat juga diberikan kepada Addituang Sidenreng Ke XXV PYM DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM dan Permaisuri, Sekjen MAKN YM Bunda Yani, Putri Raja Kupang NTT YM. Dona Nisnoni, Bangsawan Kerajaan Kabaena YM. Dr Yurisman Star dan Arung Malolo Addatuang Sidenreng Ke XXV, YM.Andi Maisara.

Masih dalam rangkaian silaturahmi Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Bumi Sekala Bekhak, pada malam harinya para Petinggi Kerajaan Nusantara dimanjakan dengan menyaksikan berbagai atraksi kesenian antara lain, Kesenian Nyambai, Gamolan Pekhing dan Pencak Silat yang merupakan budaya leluhur dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak yang masih terjaga sampai saat ini, dan seperti tidak ingin membuang kesempatan begitu saja.

YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong dan Yang Mulia (YM) Peniakan Ratu, Ratu Mas Itton Dalom Ratu Kepaksian Pernong Ir. Nurul Adiyati., PYM. Addituang Sidenreng Ke XXV, DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM dan Permaisuri., YM. Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Hj. RA. Yani WSS Kuswodidjoyo., YM. Putri Raja Kupang NTT, Dona Nisnoni., YM. Bangsawan Kerajaan Kabaena, Yurisman Star., Arung Malolo Addituang Sidenreng Ke XXV Andi Maisara ikut serta melakukan tarian “Nyambai Babakhong” di Aula Gedung Dalom Kepaksian Pernong Bersama Masyarakat Adat Paksi Pak Sekala Bekhak.

Dalam kesempatan yang berbahagia itu YM SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong mengatakan, “Seni dan budaya ini membuat kita tahu identitas kita, membuat kita tahu apa dan siapa kita, untuk itu kita harus menjaga dan merawat, seni adalah suatu budaya yang menyatukan. Untuk itu harus dirawat dan dijaga eksistensinya, karena ini merupakan kebangaan kita sebagai orang Lampung, dan kalau kita bangga dengan asal kita maka kita akan muncul sebagai seseorang yang menjaga kehormatan, dan menjaga integritas antara satu dan perbuatan, menjaga kehidupan pribadi kita menjadi sosok-sosok yang bisa di percaya, bisa di andalkan, dan bisa menjadi pendukung dalam suatu kegiatan, karena iya berasal dari orang-orang yang mempunyai adat, mempunyai pesiggikhi, mempunyai budaya, kehormatan dan tanggung jawab,” terangnya.

Untuk itu kata YM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, “kita harus yakin, kompak, bersatu dan mempunyai ahlak yang baik, sekahutan saling sayang menyangi, setulungan saling tolong menolong, seagungan saling membangakan, care saling memperhatikan, seuyunan mengayomi, jangan saling merysak dan menjaga adat ustiadat itu adalah menjaga kebenaran dan menjaga adat istiadat itu adalah menjaga kejujuran kita,” tegasnya.

Hari terahir Kunjungan Kerja (Kunker) ketua DPD-RI dan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Kabupaten Lampung Barat, dan juga Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Lampung, dan merupakan puncak dari segala prosesi adat Angkon Muakhi, dimana semua perangkat adat dan alat kebesaran Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong terlihat dalam acara peyambutan secara adat Ketua DPD-RI AA La Nyalla Mattalitti di Gedung Dalom Kepaksian Pernong, Selasa 07/09/2021).

La Nyalla Mattalitti mendapat gelar sebagai Batin Gusti Calak Perkasa yang diberikan langsung oleh Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Bekhak yang dipertuan ke-23 pada acara puncak silaturahmi angkon muakhi yang digelar di lamban gedung dalom kepaksian pernong,

Gelar bangsawan kerajaan itu diberikan setelah dilakukan prosesi adat angkon muakhi dengan YM La Nyalla Mahmud Mattalitti dan SPDB Pangeran Edward Syah Pernong yang berkenan menyambut harapan untuk bisa menjadi kerabat dilakukan dua kali penattahan adok/gelar adat.

Pertama adok yang diberikan yakni Radin Gusti Calak Perkasa dan setelahnya dinaikkan satu tingkat lagi derajatnya menjadi Batin Gusti Calak Perkasa, juga diberikan lencana emas kepaksian, kikat hanuang bani, pemanohan berupa pedang dan selimpang.

YM SPDB Edward Syah Pernong mengungkapkan, gelar Batin Gusti Calak Perkasa yang diberikan kepada ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti memiliki arti yakni bangsawan yang gagah dan perkasa.

“Gusti Batin memiliki arti bangsawan, dengan kedudukan dan memiliki rakyat dengan struktur dibawahnya, kemudian Calak Perkasa memiliki arti gagah dan perkasa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemuliaan kepada ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti,” ujar Edwar Syah.

Sementara Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti mengungkapkan, sebagai representasi daerah di level nasional, DPD RI berkomitmen untuk mendorong pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk mengakui dan menghormati kerajaan Nusantara sebagai pondasi Negara Republik Indonesia.

“Kerajaan-kerajaan Nusantara ini berperan penting dalam asimilasi budaya karena itu dalam setiap kunjungan kerja ke daerah-daerah DPD RI selalu mengagendakan silaturahmi ke keraton – keraton sebagai manifestasi dari akar budaya nasional,” ujarnya.

Ia mengajak agar semua bersama untuk mengakui dan menghargai keberadaan dan keragaman budaya Indonesia, menempatkan masyarakat sebagai pemilik dan penggerak kebudayaan, serta menempatkan kebudayaan sebagai haluan pembangunan nasional.

Hadir dalam prosesi adat Angkon Muakhi tersebut Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin. PYM. Addatuang Sidenreng Dr. Ir. H Andi Achmad Faisal Sapada, SE. MM., Kepala Kanwil BPN Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar, S.H., Anggota DPD RI Provinsi. Banten Drs. Ahmad Bastian SY., Anggota DPD RI Provinsi Lampung Hi. Bustami Zainudin S.Pd, M.H., Putri Raja Kupang NTT Dra. Hj. RA. Yani WSS Koesnowidjojo dan Donna Nisnoni, PYM Peniakan Khatu Kepaksian Pernong, PYM Permaisuri Addatuang Sidenreng YM. Pun Gurti Komarawati., YM. Andi Maisarah, Anggota DPD RI DKI Jakarta Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni S.H,M.Si., Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni M.Kes., Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muh Ihsan, Kyai Hi. Abdul Karim, Anggota DPD RI Provinsi Sulut Hi. Djafar Alkatiri, M.M., M.Pd.I., Anggota DPD RI Provinsi NTT Angelius Wake Kako, Rahman Hadi, Bangsawan Kerajaan Kabaena-Sulawesi Tenggara DR Yurisman Star, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom.

Dan pada malam harinya PYM SPDB Drs. H.Pangeran Edward Syah Pernong, mengadakan ramah-tamah sekaligus pemasangan PIN secara simbolis kepada beberapa Raja-Raja Kepaksian Pernong, dengan Penyematan PIN secara simbolis kepada.

Raja Semuka Dalom Kuta Besi, Semilau Dalom Canggu, Raja Perdana Pekon Balak, Raja Simbangan Kegeringan, Depati Wira Negara Pekon Awi, Raja Indra Gunung Sugih, Raja Utusan Sukabumi, Ketua Sekeretariat, Tukang Tangguh, Petugas Butattah, Pelatih Labung Angin, dan Kordinator Gamolan.

Addituang Sidenreng Ke-XXV, Dr Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM mengungkapkan, “bahwa kami dijemput secara adat besar besaran dan diterima di istana kerajaan pangeran Edwar Syah Pernong Sultan Skala brak dipertuan ke 23.”ungkap DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM.

“Kami juga dijemput oleh seluruh dewan adat dan masyarakat adat dan pejabat daerah termasuk bupati dan forkominda dan pejabat daerah Kabupaten Lampung Barat lokasi istana kerajaan yang jaraknya 300 km dari bandar lampung.”lanjutnya.

DR Ir H A Achmad Faisal Sapada SE MM menambahkan, “bahwa ini adalah kunjungan balasan Addatuang Sidenreng Ke-XXV, karena pangeran Edwar Syah Pernong Sultan Skala Brak Dipertuan Ke-23 pernah berkunjung Ke Sidrap, pada saat pelantikan dan penobatan Addatuang Sidenreng Ke-XXV pada Februari 2020 lalu.”tutupnya.

Sementara, Arung Malolo Addatuang Sidenreng Ke XXV mengungkapkan, “bahwa kami berangkat dari Jakarta bersama Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Raja Sultan Sekala Brak ke 23 Edward Syah Pernong dan Permaisuri, Sekjen MAKN Bunda Yani beserta rombongan.”

“Sesampai di pelabuhan Bakauheni Lampung, kami disambut hulubalang kerajaan juga para panglima atas kedatangan Rajanya bersama rombongan dan disuguhi sambutan tarian Melayu dari anak anak kemargaan kepaksian dari wilayah. “

“Kebahagiaan masyarakat adat bersama masyarakat dari desa- desa sekitar Ndalom Kepaksian Pernong, Malam setelah kita di terima secara adat.”

“Antusiasnya Masyarakat adat dengan menarikan tarian tradisional diiringi musik gambus bahagianya akan kebersamaan bersama junjungannya yang dicintai PUN EDWARD bersama PERMAISURI PUNIAKAN RATU.”

“Sejatinya Raja adalah keberadaannya ditengah masyarakatnya bersama menjaga dan melestarikan Adat Tradisi Budaya Luhur kerajaannya.”

“Kamipun semuanya menari bersama-sama rasa bahagia atas silaturahmi indahnya dengan melalui budaya mempersatukan dan persatuan bangsa.”

“Menari bersama PYM Edwar dan Permaisuri, PYM Adittuang dan Permaisuri,
ARUNG malolo dan Putranya Andi Andrew
Sekjen MAKN BUnda Yani dan rombongan, beserta Masyarakat menari bersama.” ungkap Andi Maisara. Selasa (07/09/2021). (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *